Rabu, 17 Desember 2008

Catatan Persipura U 21Usai Lawan PSM




Meski Persipura U 21 baru saja menundukan tim bertajuk Juku Eja PSM Makassar U 21 tetapi masih saja terdapat beberapa kelemahan yang perlu dibenahi pelatih Kepala Persipura U 21 Ferdinando Fairyo dalam laga selanjutnya.
Hasil wawancara penulis dengan pengamat sepak bola dan juga mantan pemain Persipura era 1980 an Johanes Beno pada laga PSM U 21 lawan Persipura U 21 Senin (15/12).
Persipura U 21 harus melakukan gerakan tanpa bola dan memanfaatkan lebar lapangan, jangan terlalu emosi dan terpancing pemain lawan.Terlalu bermain individu hingga banyak memeras tenaga, harus memanfaatkan posisi semaksimal mungkin dan jangan juga terlalu mengandalkan fisik. Meskipun secara teknik individu sangat baik tetapi bermain bola adalah pemainan tim sehingga kolektivitas menjadi perlu mendapat perhatian. Atau kolektivitas tim harus dimaksimalkan. Second line harus cepat mengambil posisi jika ada umpan bola dari kiri mau pun kanan. Harus pintar pintar membaca peluang dan mencari peluang goal.
Persipura U 21 beruntung karena leading lebih dulu pada babak pertama dengan skor telak 3-0, apalagi anak anak Makassar asuhan Hanafing cukup down saat kebobolan pada menit ke 2 , selanjutnya gol bunuh diri dan gol ketiga. Barulah memasuki menit ke 15 kolektivitas PSM Makassar mulai nampak. Meski pelatih Persipura U 21 Ferdinando Fairyo mengatakan memainkan pola 4-3-3 di mana sejak kick off anak anak asuh terus menekan lawan tetapi tampaknya bola selalu diarahkan ke Titus Bonay. Untungnya pemain ini memiliki skill individu yang bagus dan kecepatan tetapi kurang didukung oleh lini kedua sehingga banyak menguras tenaganya. Brain Sainyakit bermain cukup bagus sebab beberapa kali memberikan umpan umpan akurat dan juga mampu memotong atau menggagalkan serangan serangan lawan.
Masuknya dua pemain baru pada babak kedua David Laly dan Marko Patiselano cukup membantu serangan. Beberapa kali tendangan keras dan jarak jauh dari Marko Patiselano menyebabkan penjaga gawang PSM Makassar Fachrul terlepas dan blunder. Allan Aronggear dan Moses Banggo yang tadinya bisa mendukung Titus Bonay (Tibo) malah tidak berperan sama sekali sehingga Tibo harus berjibaku sendirian baik lini kiri mau pun kanan.(Dominggus A Mampioper)

Persipura U 21 :
Roy Asaribab (gawang); Yorgen Wayega, Crist Tyson Dimara, Arnold Muklis Haay, Vence Leonardo Yaas, Briaen R Sainyakit, Elfis Harewan, Nelson Alom, Moses N R Banggo, Alan A Aronggear, Titus J L Bonay(Captain).
Cadangan :
Enok Pahabol,Marko Kabiay, Jack Yakob Okoka, David Laly, Samuel F Rumkabu, Yan R Wamblolo, Marko Patiselano.

Manajer : Drs La Siya
Asist : Kamaruddin Kadir
Pelatih : Fernando Fairyo
Assist : John R Mambay
Dokter : dr John P Kambu
Pem Umum : Zain Ramadan
Pem Umum : Albertho Itaar

PSM Makassar :
Fachrul (g), Jufri; Fandi Edy; Rahmat Latief (Captain),Adrian, M Aidil, Firman, Aswar S, Aditya Putra Dewa, M Taqwa, A Rahmat.
Cadangan :
Guntur (gawang); Frenklin Siegers, Amrullah, Fadli.
Manajer Teknik : M Raja Isa
Pelatih : Hanafing
Pelatih : Imran Amirullah
Pembantu Um : Muhammad Idrus

1 komentar:

  1. Ikutilah jejak jejak dan langkah para seniormu untuk raih juara

    BalasHapus