Selasa, 12 Agustus 2008

Persipura Curi Satu Point di Makassar

Oleh : Dominggus A Mampioper 1
1-Aug-2008, 12:29:46 WIB - [www.kabarindonesia.com]
KabarIndonesia -


Persipura curi satu point di Makasar PSM1, Persipura 1 dalam tiga musim terakhir PSM Makasar tak pernah mengalahkan tim bertajuk mutiara hitam di depan pendukungnya di stadion Andi Matalata Matoanging Makassar pada Minggu (10/8) malam. Meski PSM Makasar unggul pada menit ke 29 melalui kaki Irsyad Aras dan kemudian dibalas Jeremiah pada menit ke 63 setelah memperoleh umpan manis dari Albeto. Tandukan Jeremiah berhasil menembus jarring PSM Makasar yang dikawal Samsidar kipper PSM ini bermain gemilang setelah menyelamatkan gawangnya dari gempuran anak anak asuhan M Raja Isa. PSM Makasar sebenarnya bisa unggul kalau peluang emas lewat tendangan finalti gagal dimanfaatkan oleh striker asing mereka Julio Lopez gagal mengeksekusinya pada menit ke 70. Sejak wasit Anang Suryana meniupkan peluit kick off kedua tim melakukan serangan ke gawang masing masing. Bahkan pelatih Kepala M Raja Isa menurunkan trisulanya Beto, Boaz dan Jeremiah, namun Boaz agak bermain ke lini kedua sebagai second line bersama Ivak dalam dan Ian Kabes serta Ricardo Salampesy. Boaz Solossa yang diturunkan babak pertama menurut M Raja Isa adalah strategi untuk menguras fisik pemain PSM Makassar dan pada babak kedua memasukan Manuel Wanggai, Heru Nerly dan David da Rocha untuk bermain lebih menyerang. Memang materi pemain Persipura secara keseluruhan di atas rata rata baik pemain belakang mau pun tengah tetapi dalam pertandingan yang disiarkan langsung oleh ANTV itu tampaknya tembok belakang Persipura yang dikawal Igbonefo, Komboi dan Bio mampu ditembus penyerang PSM Makassar. Apalagi beberapa kali J Lopez berhasil melewati Komboi yang menghasil tendangan finalti bagi PSM Makassar. Terlalu tergesa gesa hingga striker Persipura Beto dam Jeremiah gagal menambahkan pundi pundi gol mereka berdua. Ketergantungan tim Mutiara Hitam kepada jenderal lapangan tengah Eduard Ivakdalam guna mengatur serangan adalah salah satu titik kuat sekaligus kelemahan mengingat kapten Persipura itu sudah tak seperti dulu lagi akibat factor usia. Karena itu peran Imanuel Wanggai, Heru Nerly dan David da Rocha harus mampu mengimbangi Ivakdalam. Memang tidak boleh ada dua jenderal tetapi perlu dukungan dari lini kedua guna menyuplai bola ke striker Beto dan Jeremiah. Mengingat pertandingan masih panjang anak anak asuhan M Raja Isa ini harus mampu mengatur tempo permainan dan juga menghindari akumulasi kartu kuning agar tidak merugikan tim pada laga selanjutnya. Selain itu tim Persipura juga harus mengantisipasi factor non teknis seperti emosi pemain karena terpancing pemain lawan dan juga wasit yang terkadang sangat controversial dalam memberikan keputusan. Karena itu anak anak Mutiara Hitam harus waspada dan terus belajar dari pengalaman agar tidak lagi mengulangi kesalahan yang sama dalam mengikuti Indonesia Super Liga 2008 ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar