Oleh : Dominggus A Mampioper
Alasan untuk mendepak Kaimu mulai didengar ketika Persipura kalah melawan Persik Kediri. Waktu itu Korneles Kaimu melakukan tindakan yang tidak terpuji dan dinyatakan melanggar disiplin sebagai pemain Persipura.
Namun apa yang menyebabkan mantan striker Persias Asmat ini melakukan tindakan yang tidak menyenangkan bagi pihak menejemen. Mungkin kita akan bertanya Tanya tetapi begitulah kenyataannya ia akhirnya didepak dari calon kuat juara ISL 2009 Persipura Jayapura. Kini Kaimu berlaga di Deltras Sidoarjo dan amukannya pun dikeluarkan dengan mencetak sebuah gol dalam Copa Indonesia. Sebenarnya apa yang dialami Kaimu hampir sama dengan beberapa pilar Persipura U 21. Sulit pemain muda menembus skuad inti Persipura. Kaimu hanya jadi camat alias cadangan mati kalau terus bertahan di Persipura. Mau tidak mau dia harus keluar dan bermain di klub luar beruntung bisa bermain di Deltras Sidoarjo. Titus Bonay dan Ocotvianus Maniani adalah gambaran anak anak Papua yang berjuang membela klub klub di luar Papua. Pasalnya tidak mungkin mereka semua mendapat tempat di Persipura untuk saat ini karena hampir semua lini sudah terisi. Walau demikian ada yang bilang di Persipura tidak ada istilah pemain cadangan semua ini. Tapi begitulah aturan anda tidak disiplin di Persipura ganjarannya dipecat atau mungkin tidak dipasang dalam setiap laga. Begitulah resiko bagi anak anak Papua harus disipilin dan terus menekuni profesi sebagai pemain sepak bola professional. Bravo sepak bola Papua!
Jumat, 24 April 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar