Persipura Jayapura menganggap tim papan tengah dan papan bawah lebih berbahaya dibanding tim papan atas. Alasannya, tim "kuda hitam" cenderung bermain defensif saat bertemu Persipura yang kini memuncaki klasemen Liga Super Indonesia (LSI).
Pelatih Persipura Jacksen F Tiago mengatakan, tim-tim kuda hitam akan mematok target imbang saat menghadapi Persipura sehingga mendahulukan pertahanan ketimbang menyerang. Kondisi ini, lanjut Jacksen, menuntuk pemainnya tampil lebih agresif dan tajam.
"Kami harus memenangkan semua pertandingan home, dan mencari angka sebanyak-banyaknya di kandang lawan. Kalau tidak waspada, kami bisa kehilangan banyak poin saat melawan tim-tim yang tidak berambisi meraih juara," jelas Jacksen, Jumat (2/1/2008).
Pelatih yang sebelumnya menukangi Persitara Jakarta Utara ini menambahkan, kualitas skuad Persipura sudah sangat solid. Mutiara Hitam - julukan Persipura - juga tidak melakukan pembelian pemain anyar sehingga tidak aktif dalam bursa transfer putaran kedua. Dengan skuad yang ada sekarang, Jacksen yakin timnya bakal sukses membawa pulang gelar Liga Super Indonesia dan Piala Indonesia.
"Kondisi tim kami sangat kondusif dan semua pemain ingin menunjukkan kualitas terbaik. Sekarang kami tinggal menjaga konsistensi hingga kompetisi berakhir. Soal perubahan jadwal, semua tim merasakan kerugian yang sama," kata Jackson yang pernah sukses saat menjadi pemain Petrokimia Putra Gresik dan Persebaya Surabaya ini.
Persipura saat ini memimpin klasemen Liga Super Indonesia dengan 39 poin dari 17 laga. Mereka unggul empat angka dari Persija Jakarta yang membuntuti di posisi kedua. Hebatnya lagi, produktivitas gol Persipura sangat seimbang dengan kekokohan lini belakangnya. Buktinya, mereka sukses menjadi tim tursubur dengan 36 gol dan hanya kebobolan 10 gol. (Muh Sahlan/Sindo/fmh)
(//fmh)
Pelatih Persipura Jacksen F Tiago mengatakan, tim-tim kuda hitam akan mematok target imbang saat menghadapi Persipura sehingga mendahulukan pertahanan ketimbang menyerang. Kondisi ini, lanjut Jacksen, menuntuk pemainnya tampil lebih agresif dan tajam.
"Kami harus memenangkan semua pertandingan home, dan mencari angka sebanyak-banyaknya di kandang lawan. Kalau tidak waspada, kami bisa kehilangan banyak poin saat melawan tim-tim yang tidak berambisi meraih juara," jelas Jacksen, Jumat (2/1/2008).
Pelatih yang sebelumnya menukangi Persitara Jakarta Utara ini menambahkan, kualitas skuad Persipura sudah sangat solid. Mutiara Hitam - julukan Persipura - juga tidak melakukan pembelian pemain anyar sehingga tidak aktif dalam bursa transfer putaran kedua. Dengan skuad yang ada sekarang, Jacksen yakin timnya bakal sukses membawa pulang gelar Liga Super Indonesia dan Piala Indonesia.
"Kondisi tim kami sangat kondusif dan semua pemain ingin menunjukkan kualitas terbaik. Sekarang kami tinggal menjaga konsistensi hingga kompetisi berakhir. Soal perubahan jadwal, semua tim merasakan kerugian yang sama," kata Jackson yang pernah sukses saat menjadi pemain Petrokimia Putra Gresik dan Persebaya Surabaya ini.
Persipura saat ini memimpin klasemen Liga Super Indonesia dengan 39 poin dari 17 laga. Mereka unggul empat angka dari Persija Jakarta yang membuntuti di posisi kedua. Hebatnya lagi, produktivitas gol Persipura sangat seimbang dengan kekokohan lini belakangnya. Buktinya, mereka sukses menjadi tim tursubur dengan 36 gol dan hanya kebobolan 10 gol. (Muh Sahlan/Sindo/fmh)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar