Selasa, 04 November 2008

Buku persipura Dilaunching

Persipura, 2008. (Foto Odeo Data)

08 Oktober 2008 07:56:10




JAYAPURA-Masyarakat Papua khusunsya mereka yang menggemari tim Mutiara Hitam Persipura tidak sulit lagi untuk mengetahui beberapa catatan sejarah tentang berdirinya tim kebanggaan Papua Persipura Jayapura.
Pasalnya anak-anak asli Papua yang tergabung dalam lembaga studi pers dan otsus Papua, telah menerbitkan satu buku yang mengupas secara mendalam latar belakang serta sejarah tim kebanggaan masyarakat Papua tersebut.
Ya buku yang berjudul Persipura Mutiara hitam sepak Bola dari negeri Cenderawasih, akhirnya dilaunching tepatnya di Hotel Aston Polimak Jayapura, dengan penulis Frits Bernard ramandey dan Dominggus mampioper, buku tersebut setebal 154 halaman, dengan kafer luar bergambar mesin gol Persipura Boaz Solossa.
Penulis Dominggus Mampioper mengatakan latar belakang penulisan buku tersebut, atas dasar upaya dari rekan-rekan wartawan yang tergabung dalam aliansi jurnalistik independ (AJI) Papua,untuk memberikan sumbangan kepada Persipura, pasalnya Persipura merupakan tim yang membawa nama baik dan harkat serta marabat orang Papua.
"Persipura adalah tim kebanggaan masyarakat Papua,untuk utulah kami mencoba menggagas buku ini, demi menceritakan sejarah bagi generasi yang akan datang, sehingga sejarah Persipura tetap ada,"ungkapnya.
Sementara itu penulis Frits B Ramandey secara singkat menceritakan, isi buku tersebut akan mengupas tentang asak mula mula Persipura, bahwa Persipura adalah tim yang sudah ada sejak zaman Hollandia, selain itu dalam buku tersebut mengupas tentang pemberian nama Mutiara Hitam, bahkan sejumlah profil bintang-bintang Persipura sejak zaman Timmo Kapisa,Yohanes Auri, Tinus Heipon, Hengki Rumere, Nando Fairyo hingga Eduard Ivakdalam, dan Boaz Solossa semua dikupas tuntas.
Selain itu dalam buku terebut juga dimuat profil pelatih mulai dari HB Samsi hingga Rahmat Darmawan, beserta dengan prestasi yang diraih oleh Persipura jaman lalu hingga kini.
"Kami tahu buku ini masih jauh dari dari kekurangan, namun itulah terbatasan kami, semoga buku ini dapat membantu dalam pengembangan olaraga di Papua, sekaligus dapat menambah kecintaan kita kepada tim kebanggan Persipura Jayapura,"ungkapnya.
Sementara itu sang Kapten Eduard Ivakdalam menyambut baik penerbitan buku itu, pasalnya selama sudah lebih dari 11 musim bersama Persipura tapi baru mengetahui sejarah Persipura lewat buku tersebut.
"Selama ini kami haya dengar lewat kakak-kakak yang dulu membela Persipura, namun dengan buku ini kami memiliki refrensi, saya berharap buku ini merupakan buku yang awal, kiranya lebih banyak buku tentang Persipura yang diterbitkan lagi,"tukasnya.
Edu juga menceritakan awalnya dia sempat diberikan dua buku saja tapi buku tersebut langsung dipinjam oleh teman-temanya yang lain, bahkan para pemain semakin bersemangat,nyatanya tiga partai tandang berhasil dimenangkan.
"Dengan membaca buku ini, saya semakin termotivasi, saya sadar tentang jati diri saya bermain di Pesipura, bahwa saya bermain di Persipura adalah bermain untuk Tanah Papua, dan itu juga yang dirasakan oleh teman-teman yang lain,"tukasnya.(cak)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar