Kamis, 08 Mei 2008

Persipura Kelebihan Striker dan Latih Fisik


Saat ini Persipura memiliki banyak striker terutama sejak pulihnya Boaz Solossa dan Tinus Pae serta Beto dan Jeremiah. Kelebihan striker ini tentunya tidak membuat pusing pelatih asal Malaysia ini sebab tinggal memilih pemain sesuai kebutuhan.

Namun padunya Boaz dan Beto telah teruji saat Liga 2007 lalu di mana putaran pertama mampu mengangkat nama Boaz sebagai salah satu striker tersubur dengan koleksi goal 14 goal.

Kelebihan penyerang Persipura ini membuat tactician Persipura Raja Isa memiliki banyak alternatif dalam menurunkan, keempat striker Persipura Boaz Soloosa, Tinus Pae, Alberto Goncalvez, dan Jeremiah dinilai sudah cocok satu sama lain. “Saat ini tinggal menunggu waktu dan kebutuhan tim saja,”ujar Raja Isa kepada wartawan di Jayapura Kamis (8/5)..
Pelatih asal Malaysia itu mengatakan dia akan memasangkan Boaz Solossa dan Beto, sementara Ernest Jeremiah bisa digeser ke sayap atau ditarik agak ke belakang untuk menutup bolong bolong dalam membangun serangan. Ini artinya pada second line banyak terdapat pemain yang mampu membuat goal antara lain Eduard Ivakdalam, Imanuel Wanggai, david da Rocha, Paolo Rumere termasuk Jeremiah.
Meski demikian Raja menegaskan hal itu masih saja berubah karena ada beberapa faktor teknis seperti pemain cedera, ataupun terkena akumulasi kartu, atau sewaktu-waktu pemain Persipura dipanggil Timnas maka sudah pasti ada perubahan.
“Kami juga memiliki beberapa pilar muda di Barisan depan, seperti Moses Banggo dan Penias Fakdwer, yang sudah terbiasa bermain dengan tim senior, tentunya sangat membantu Persipura, saya yakin di Superliga mendatang, barisan depan Persipura sangat banyak,”tegasnya.
Sedangkan Kornelis Kaimu saat ini perlu waktu untuk mengembalikan kepercayaan diri dan cideranya rawan kalau terjadi benturan keras.

Sejak Rabu (7/5) tim Mutiara Hitam sudah melakukan latihan fisik sebab menurut pelatih asal Malaysia ini fisik pemain menjadi banyak kendala terutama saat liburan panjang akhir kompetisi. Meski pun Persipura telah melakukan beberapa kali uji coba di Kota Sorong tetapi latihan fisik sangat dibutuhkan.

Materi yang diberikan kepada Eduard Ivakdalam dan kawan kawan di lapangan milik Kodam XVII Cenerawasih adalah lari keliling lapangan dan latihan ini terutama untuk endurance atau daya tahan tubuh.

Raja Isa tidak sendiri tetapi dia juga dibantu dosen dari Jurusan Panjaskesrek FKIP Uncen, Kurdi,S,Pd, untuk membantunya dalam menggembleng fisik skuad Mutiara Hitam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar