KabarIndonesia - Jika tak ada aral melintang, palang pintu Persipura Jack Kamasan Komboi akan dilantik menjadi anggota DPRP Provinsi Papua pada Oktober mendatang. Dia telah ditetapkan KPU Provinsi Papua sebagai anggota DPRP dari Partai Hanura Provinsi Papua dari daerah pemilihan wilayah I Kabupaten Jayapura dan Kota Jayapura.
Menanggapi pertanyaan wartawan perihal menduduki kursi dewan, dia hanya tersenyum saja dan tetap menekuni sepak bola dan tetap membicarakan persoalan olah raga di Gedung DPRD Provinsi Papua. Agaknya bagi Jack mungkin pekerjaan baru yang akan digelutinya jauh dari keperkasaannya menjaga kenyamanan lini belakang Persipura. Terlahir sebagai anak pejabat karena almarhum ayahnya merupakan Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Papua tetapi tidak membuatnya besar kepala. Penampilannya biasa saja seperti warga kebanyakan, bersahaja dan sederhana. Bahkan adik kandung almarhumah ibunya, yakni drh. Constan Karma pernah pula menjadi Wakil Gubernur Provinsi Papua.
Tentang alasan yang membuat ia terjun ke dunia politik, Jack mengaku tertantang untuk mensejajarkan Papua yang menurutnya masih tertinggal, dengan daerah-daerah lain di Indonesia.
“Kenapa di daerah lain bisa maju, di sini tidak? Padahal potensi Papua sangat luar biasa. Bila saya terpilih, saya akan berjuang membangun Papua agar bisa maju dan sejajar dengan daerah lain," katanya penuh semangat.
Kendati demikian, Jack Komboy sendiri masih belum memutuskan apakah akan berhenti bermain sepakbola, walau sudah terpilih menjadi anggota DPRD Papua.
Walaupun sejak anak-anak selalu bermain sepak bola patah kaleng tetapi sebenarnya Jack Komboi tak pernah bercita-cita menjadi pemain bola. Perjalanan hidupnya berkata lain, dia menjadikan lapangan hijau sebagai tempat untuk meniti karirnya. Sewaktu masih duduk di bangku sekolah, sudah bergabung dengan klub sepak bola. Ayah kandungnya pernah pula mengurus sepak bola, yakni Klub Putra Rimba dan menjadi Pengurus Persipura Jayapura. Pada 1998, Jack bergabung dengan PS. Cenderawasih. Tak perlu menunggu lama, tim elit asal Papua, Persipura Jayapura langsung tertarik pada talenta Jack.
Sejak memperkuat skuad Mutiara Hitam, akhirnya Jack memantapkan diri menjadikan sepak bola sebagai pilihan hidup. Pilihan itu memang tepat. Setelah sempat pindah ke PSM Makassar, pemain kelahiran Jayapura ini kembali memperkuat Persipura di musim 2005.
Dengan postur 180 cm, Jack sangat cocok berposisi sebagai pemain bertahan. Tinggi tubuhnya dengan mudah menghalau bola-bola atas. Tak cuma piawai bertahan, dengan tinggi tubuhnya juga, Jack kerap menjebol gawang musuh. Bola asal tendangan penjuru jadi makanan empuk Jack.
Ketika membela tim bertajuk Juku Eja PSM Makassar, Jack pernah berujar, ”Hati Kecil saya tetap rindu ingin bermain di Persipura tetapi pihak menejemen tidak segera mengontrak kami dan tidak ada ketegasan, sehingga terpaksa kami hijrah bermain ke PSM Makassar.”
Lebih lanjut Komboi menuturkan sepak bola sudah menjadi pekerjaan dan penghasilan utama. Kalau tidak ada kontrak yang jelas, hal ini sudah pasti akan membuat konsentrasi pemain buyar. Jack Komboi dan Eduard Ivakdalam telah membawa Persipura Juara Liga Indonesia 2005 dan Indonesia Super Liga 2009. Kini keduanya bersama skuad Persipura bersiap diri menuju Liga Champion Asia.
Walau belakangan ini penampilan Jack Komboi sudah agak menurun tetapi dia bersama sang jenderal lapangan tengah Persipura Eduard Ivakdalam akan membawa Persipura ke ajang Piala Champion Asia. Di dalam skuad Persipura hanya Edu dan Jack merupakan pemain senior, bahkan wakil kapten selalu disandangnya saat Eduard ditarik keluar lapangan. Tinggal menghitung hari lagi Jack Komboi sudah duduk di kursi dewan dan tentunya tak akan melupakan sepak bola. Saat memperkuat PSM, dia pernah menjuarai Liga Indonesia dan mewakili Indonesia ke Liga Champion Asia.
DATA DIRI
Tempat/tanggal lahir: Jayapura, 18 April 1977
Tinggi/berat: 180 cm/75 kg
Klub: Persipura Jayapura
Posisi: belakang
KARIR
1998: PS. Cenderawasih
1998-2002: Persipura Jayapura
2003-2004: PSM Makassar
2005-2008: Persipura Jayapura


Tidak ada komentar:
Posting Komentar