JAYAPURA – Tiga musim memendam hasrat meraih trofi Copa Dji Sam Soe Indonesia (CDSSI) membuat Persipura Jayapura penasaran.Maklum, dalam dua musim terakhir mereka selalu terjegal di final. Pada musim 2006, Persipura kalah 0-2 dari Arema Malang. Musim lalu, dibekuk Sriwijaya FC 3-0 lewat adu penalti setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit. Kini, Persipura tak mau trofi idaman itu melayang lagi. Usai menjuara Indonesia Super League (ISL), Boaz Solossa dan kawan-kawan amat termotivasi untuk mengawinkan gelar musim ini.
“Kalau Sriwijaya FC bisa melakukannya musim lalu, kami pun memiliki kesempatan yang sama. Situasi kondusif di tim dan motivasi para pemain untuk tak gagal lagi menjadi modal berharga,” kata Jacksen F. Tiago, pelatih Persipura.Persipura memang difavoritkan bisa meraih trofi CDSSI musim ini.
Penampilan stabil yang mereka tunjukkan sepanjang musim menjadi salah satu bukti.“Kami seperti pasukan tentara yang akan berperang. Kami harus selalu siaga agar lawan tak mampu melumpuhkan kami,” kata Boaz. “Secara pribadi saya juga ingin sekali meraih gelar top scorer dan pemain terbaik di CDSSI untuk melengkapi gelar yang sudah saya miliki,” kata top scorer dan pemain terbaik ISL, ini.Di CDSSI aksi Persipura sangat impresif. Dari empat laga mereka mampu mencetak 11 gol dan hanya kebobolan dua gol.
Namun yang jelas tim bertajuk Mutiara Hitam Persipura Jayapura sedang penasaran. Pasalnya setelah merebut satu gelar, kini mereka sedang mengincar gelar kedua yaitu trofi Copa Dji Sam Soe Indonesia (CDSSI). Langkah pertama yang harus dilakukan yaitu menaklukkan Deltras Sidoarjo sore ini di Stadion Mandala pada semifinal pertama CDSSI. Laga pertama ini ibarat mengumpulkan modal sebelum tandang ke Deltras Sidoarjo. Maklum mereka telah memenangkan pertandingan dengan skor 3-1 di mana striker Persipura Boas Solossa memborong dua gol dan Beto satu gol.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar