Bermain di depan public sendiri anak anak Mutiara Hitam tak menyianyiakan kesempatan untuk mengakhiri kemenangan dengan sempurna. Pasalnya sejak kick off Persipura terus menggempur gawang Sriwijaya FC yang dikawal Ferry Rontisulu. Persipura berhasil mengandaskan juara bertahan ISL 2008 dan Copa Indonesia Sriwijaya FC dengan skor telak 4-1. Adapun gol gol tersebut dilesakan Beto menit ke 23, Jeremiah 37 dan dua gol Boaz masing masing menit ke 65 dan 73 sedangkan gol balasan tamu Budi Sudarsono menit ke 84.
Persipura terus melakukan serangan ke pertahanan Sriwijaya FC melalu kaki Eduard Ivakdalan , Boaz Solossa dan Beto. Memasuki menit 23 pemain belakang Sriwijaya FC Tsimi Joel menyentuh bola hingga wasit menunjukan titik putih. Boaz Solossa yang melakukan tendangan finalty ternyata tak mampu melakukannya dengan baik. Bola menyentuh bagian kiri gawang Ferry Rontisulu dan bola blunder berhasil direbut Beto dan menendang dengan kaki kiri bola masuk ke pojok kanan. Beto berhasil menyelamatkan peluang finalty dan kedudukan berubah 1-0. Unggul 1-0 membuat anak anak Mutiara Hitam semakin gencar melakukan serangan ke pertahanan Sriwijaya FC. Kemenangan baru berjalan selang 14 menit kemudian tepatnya menit ke 37 Jeremiah menambah keunggulan Persipura menjadi 2-0. Gol ini berkat umpan manis Ian Luis Kabes setelah melewati pemain belakang Srwijaya FC M Nasuha dari pojok kanan memberikan umpan ke Jeremiah dan berhasil membuahkan gol.
Sebaliknya Sriwijaya FC juga melakukan serangan ke Persipura melalui Zah Rahan dari tengah ke Obiora dan Keith Kayamba. Tercatat ada sekitar tiga peluang dari anak anak Laskar Wong Kito namun beberapa kali ditepis Jendri Pitoy. Hingga turun minum kedudukan tidak berubah tetap 2-0.
Memasuki babak kedua pelatih JF Tiago menarik keluar Ortisan Solossa dan memasukan Ricardo Salampesy. David Da Rocha menggantikan Ernest Jeremiah. Masuknya kedua pemain ini membuat penyerangan semakin hidup terutama Ricardo Salampesy memberikan umpan dari sebelah kana dan juga David da Rocha dari kiri. Menit ke 65 Boaz Solossa kembali memperbesar kemenangan Persipura menjadi 3-0 berkat umpan dari Beto dari pojok kanan dan Boaz berhasil menanduk bola ke gawang Ferry Rontisulu.
Meski ketinggalan 0-3 tak membuat Laskar Wong Kito putus asa tapi terus menekan ke pertahanan Persipura yang dikawal tiga tembok Jakc Komboi, Bio dan Victor. Kelemahan lini kanan yang biasa ditempati Komboi merupakan titik lemah yang dimanfaatkan Obiora untuk menusuk ke gawang Persipura. Akibatnya kemelut di depan gawang Persipura terjadi hands ball hingga wasit menunjukan titik putih. Ngon A Djam yang tampil sebagai algojo tak mampu memanfaatkan peluang emas ini dengan baik. Boal berhasil ditangkap dengan baik oleh Jendri Pitoy. Sebaliknya Boas Solossa kembali lagi menambah pundit pundit goal menit ke 73 hingga kedudukan beribah menjadi 4-0. Masuknya Budi Sudarsono menggantikan Obiora ternyata membuahkan gol, mantan pemain Persik Kediri ini mampu memperkecil kekalahan Laskar Wong Kito menit ke 84. Memasuki menit menit terakhir Boaz Solossa nyaris menambah kemenangan Persipura. Tercatat Boaz memiliki tiga peluang emas termasuk tendangan finalty.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar