Selasa, 24 Maret 2009

SSB Bentuk Kepedulian Masyarakat Terhadap Sepakbola di Tanah Papua

JUBI---Sekretaris Pengda PSSI Papua Usman Fakaubun menyatakan tumbuhnya Sekolah Sepakbola (SSB) di Papua khususnya di Jayapura yang melakukan pembinaan pemain usia dini menunjukkan kepedulian masyarakat terhadap perkembangan sepakbola di Tanah Papua. "Namun demikian, terbentuknya SSB jangan asal-asalan didirikan maju selangkah lantas tenggelam, tapi para pengelola SSB mesti memiliki komitmen untuk mengelola SSB secara baik dan benar. Apalagi mendirikan SSB membutuhkan dana yang besar," ungkap Fakaubun. Sesepuh sepakbola Papua ini menyatakan, maju mundurnya SSB di tanah air disebabkan ketiadaan dana, manajemen yang tak bagus, intrik kedalam serta pengelolanya tak melaksanakan kewajiban secara baik. Karena itu, menurut Fakaubun, untuk mendirikan SSB dibutuhkan persyaratan, antara lain, pengelolanya memiliki modal yang cukup, tenaga trampil dalam mengelolanya serta anak-anak didik yang akan berperan sebagai pemain. "Ketiga syarat ini dirangkaikan dalam suatu kekuatan dan kemampuan. Kemampuan saja tak cukup harus disertai kemauan dan kesungguhan untuk mengelola SSB. (Makawaru da Cunha)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar