Keberhasilan dan naiknya Persipura saat tandang ke Lamongan dan Arema beberapa lalu tentu tak lepas dari peran Boaz Solossa. Begitu pula saat Persipura bertandang di kandang Persema Malang dalam laga Copa Indonesia. Striker muda ini kembali menjadi momok bagi lawan dan inspirasi bagi Mutiara Hitam dalam mengumpulkan gol demi gol. Kemenangan besar 5-0 atas Arema, Sabtu lalu di Stadion Kanjuruhan, Malang, seakan menyegel keberadaan dirinya sebagai penantang serius bagi calon top scorer musim ini.
Dua gol yang dicetak saat menelan Persela 3-1 di Lamongan serta sebuah gol penutup kemenangan di Malang membuat striker yang dua kali mengalami patah tulang kaki itu mengoleksi 12 gol. Bahkan dalam laga Copa Indonesia meski gagal memasukan tendangan pinalti, Boci berhasil memasukan sebuah gol kemenangan bagi tim Mutiara Hitam.
Kecepatan, ketenangan, dan akurasi tendangan membuat adik kandung Ortisan Solossa ini menunjukkan kelas sebagai bomber terbaik negeri ini. Boaz, yang masih berusia 23 tahun, bukan sekadar matang sebagai penyerang, tapi juga sebagai benteng pertahanan pertama sebelum bola masuk lini tengah tim.
“Suatu keberuntungan bagi pelatih mana pun jika memiliki pemain seperti Boaz,” jelas Jacksen F. Tiago, pelatih Persipura, yang bergabung dengan Mutiara Hitam setelah menggantikan Raja Isa.
Kecepatan dan skill di atas rata-rata yang dimilikinya menjadikan Persipura dengan mudah melakukan serangan balik. Boaz juga menjadi salah satu faktor perusak pertahanan lawan. “Puji Tuhan, saya tidak bisa bermain sendiri, ini semua hasil dari tim,” jelas Boaz merendah.
Uniknya, selain mampu menjadi target man, Boaz juga dapat menjadi pengisi second line barisan penyerang yang sudah diisi Alberto Goncalves dan Ernest Jeremiah Chukwuma. Bahkan tak jarang dirinya harus turun membantu pertahanan di lini tengah bersama Imanuel Wanggai dan Eduard Ivakdalam.
“Pelatih mana pun pasti mengakui Boaz sebagai pemain yang sangat bagus,” tutur Gusnul Yakin, pelatih Arema Malang. Selama babak kedua nyaris seluruh serangan Mutiara Hitam diawali dari kaki Boaz. (idr)
DATA DIRI
-------------------------
Nama: Boaz Theofillus Erwin Solossa
Panggilan: Bochi atau Boaz
Lahir: Sorong, 16 Maret 1986
Tinggi/berat: 170 cm & 60 kg
Orangtua: Christopher Marsell Solossa (alm.) & Maria Sarobi Solossa
Istri: Adelina Solossa
Anak: Abigael Maria Putri Solossa
Posisi: striker (timnas, Persipura)
Karier
Klub
1999 PS Putra Yoan, Sorong
2000-2001 Perseru Jayapura
2003 PON Papua
2005-… Persipura
Timnas
2004 U-20 Piala Asia
2004 Piala Tiger
2006 Merdeka Games
2008 Pra Piala Asia
Jumat, 06 Maret 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar