Sekian lama berguru, kesempatan mulai terbuka bagi Salampessy saat ia terpilih masuk tim PON Papua yang tampil di PON 2004 Palembang. Saat itu, bakat sepakbolanya mulai menarik minat sejumlah pelatih. Tawaran dari klub pun akhirnya datang. Persiwa Wamena yang tengah berjuang menembus Divisi Utama mengontrak Salampessy di musim 2005.Musim itu juga sukses ganda berhasil diraihnya. Selain membawa Persiwa promosi ke Divisi Utama, Salampessy juga dinobatkan sebagai pemain terbaik Divisi I 2005. Prestasi istimewa bagi seorang pesepakbola muda. “Senang sekali rasanya waktu itu. Kemampuan olah bola saya diakui banyak pihak,” kata Salampessy.
Kebersamaan dengan Persiwa hanya berlangsung singkat. Salampessy ditawari untuk bergabung dengan Persipura. Pemain yang berposisi sebagai stopper ini pun tak menolak. Jadilah Salampessy berkostum Persipura di musim 2006, klub yang selama ini jadi idolanya.Selanjutnya, pintu timnas terbuka untuk Salampessy. Gaya permainannya yang lugas membuat Peter Withe, pelatih timnas U-23 kala itu merekrutnya untuk tampil di Sea Games 2005. Sepak terjang Salampessy di timnas berlanjut saat Indonesia tampil di Piala Asia 2007. Bersama pemain-pemain yang lebih senior, ia dipercaya menggalang lini pertahanan tim ‘Merah Putih’. (Daf)
DATANama: Ricardo Salampessy
Tempat lahir: Ambon
Tanggal: 18 Februari 1984
Tinggi/berat: 175 cm/65 kg
Posisi: Stopper
Klub: Persipura Jayapura
KARIR di KLUB
1999: Tunas Muda Hamadii
2004: Tim PON Papua
2005: Persiwa Wamena
2006-2008: Persipura Jayapura
KARIR di TIMNAS
2005: SEA Games Manila
2007: Piala Asia


Tidak ada komentar:
Posting Komentar