JUBI—Mutiara Hitam Persipura U-21 berhasil menang tipis atas PSM Makasar U-21 dengan skors 3-2 (3-0) dalam laga lanjutan Indonesia Super Liga (ISL) U-21 Wilayah Timur di Stadion Mandala, Jayapura, Senin (15/12) petang. dengan hasil ini, maka Titus Bonay dan kawan-kawan gagal memetik poin penuh di kandang sebagaimana prakiraan sebelumnya. Sehingga mereka harus bekerja ekstra keras saat bertandang ke Makasar nanti.
Persipura U-21 unggul lebih dulu saat laga baru berjalan beberapa menit melalui kaki bomber Alan Aronggear setelah menerima umpan matang sepak pojok yang dilepaskan Titus Bonay. Gol kejutan ini membuat mental tim Juku Eju (Ikan Merah) PSM Makasar U-21 jatuh. Apalagi beberapa menit kemudian belakang Fandi Edi melakukan gol bunuh diri. Gol ini berawal dari akselerasi Titus Bonay di rusuk kanan pertanahan PSM Makasar U-21 kemudian melepaskan tembakan ke mulut gawang Fachrul tetapi Fandi Edi yang berusaha melakukan penyelamatan justru sundulannya menembus gawang PSM Makasar U-21.
Unggul 2-0 membuat kepercayaan diri anak-anak Port Numbay ini makin tinggi. Beberapa peluang tercipta melalui pergerakan trisula Titus Bonay, Alan Aronggear dan Moses Banggo. Terbukukti, dalam sebuah kemelut di daerah terlarang PSM Makasar gelandang serang Arnold Muklis Haay yang datang dari belakang tanpa kawalan berhasil menjaringan gol ke gawang PSM Makasar. Pada paru babak pertama anak-anak besutan arsitek Raja Isa ini sulit menembus lini belakang Pesipura U-21 yang menerapkan man to man marking (penjagan perorangan).
Din babak pertama, PSM Makasar U-21 berhasil menyarangkan gol ke gawang Persipura U-21 melalui tembakan M Taqwa, tetapi dianulir wasit lantaran seorang pemain PSM Makasar U-21 berdiri off-side. Peristiwa ini mendapat protes dari anak-anak Makasar, tetapi pelatih Raja Isa memerintahkan agar pemainnya kembali ke posisi masing-masing.
Memasuki babak kedua, PSM Makasar U-21 mencoba melakukan tekanan ke gawang Roy Asaribab melalui umpan silang berhasil memecahkan kebuntuan. Alhasil, pemain sayap M Taqwa berhasil memperkecil kekalahan melalui golnya di menit ke-57. Gol ini berawal dari tendangan bebas yang dilepaskan gelandang Firman mampu dimanfaatkan dengan sempurna oleh M Taqwa. Selang beberapa menit kemudian M Taqwa berhasil menjaringan ”Si kulit bundar” setelah menerima assist dari gelandang serang Fadli. Wasit Kusin dari PSSI mengganjar kartu merah bagi Jufri yang sebelumnya menerima kartu kuning.
Usai laga, pelatih Persipura U-21 Nando Fairyo mengemukakan, anak asuhnya kurang menjaga ritme permainan setelah unggul berapa gol. ”Saya memeng menerapkan pola menyerang dan menugaskan pemain-pemainya untuk mdenyerang dari segala sudut sehingga lupa memperhatikan lini belakang sehingga pemain lawan mampu mendikte permainan anak-anak Persipura U-21. ”Saya mencoba memasukan David Lali, Marco Pattiselano dan Jack Yacob Kabiay untuk memetik gol, tetapi lawan lebih jeli memanfatkan umpan panjang untuk memcetak gol.
Sementara pelatih PSM Makasar Hanafing mengatakan, dirinya tak kecewa dengan hasil yang diraih anak asuhnya karena kami membawa pulang point.. Hanya saja, pemain kami panik setelah mengalami gol cepat dari Persipura U-21 kemudian gol bunuh diri sehingga pemainnya sulit untuk melakukan control game. ”Kami dirugikan keputusan wasit yang menganulir sebuah gol ke gawang Persipura U-21 padahal pemain kami tak berdiri off side.
Dikatakan mantan pemain Niac Mitra Surabaya ini, penampilan di Jayapura ini makin memberikan pengalaman bertanding bagi anak asuhnya sehingga saat terjadi kepanikan seperti ini mereka telah memiliki pengalaman untuk mampu melakukan control game. (Makawaru da Cunha/Dominggus A. Mampioper


Tidak ada komentar:
Posting Komentar