Jumat, 07 November 2008

Salosa Bersaudara Menangkan Persipura

JUBI--Hegemoni “Mutiara Hitam” Persipura Jayapura makin mantap setelah mengalahkan Persik Kediri 5-0 (1-0) dalam lanjutan Super Liga Indonesia (SLI) di Stadion Mandala Jayapura, Rabu (15/10). Kemenangan besar ini merupakan kontribusi Salosa Bersaudara masing-masing Boaz dan Ortisan. Bahkan lima gol yang tercipta berkat aksi menawan Boaz.

Sejak kick-of “Mutiara Hitam” langsung mengambil inisiatif penyerangan, terutama melalui play maker Eduard Ivakdalam yang senantiasa memberikan umpan matang kepada duet bomber Boaz Salosa dan Ernest Jeremi. Sementara itu, Persik Kediri kadang-kadang mendapat peluang melalui pergerakan mesin gol Christian Gonzales dan Saktiawan Sinaga yang didukung Danielo Fernandodan Ronald Fagundes. Namun demikian, serangan Persik gampang dipatahkan oleh kwartet pertahanan Persipura Bio Pauline Piere, Jack Komboy, Victor Igbonevo, dan gelandang bertahan Gerald Pangkaly.
Tampil tanpa mesin gol Alberto Gonzales alias Beto yang mendapat akumulasi kartu kuning, tapi “Mutiara Hitam” berhasil membuktikan diri sebagai tim favorit untuk menjuarai Indonesia Super Liga (SLI) musim ini. Striker Tinus Pae yang menggantikan posisi yang ditinggal Beto bermain buruk dan kurang percaya diri, padahal tercatat dua kali ia menerima umpan matang tapi gagal mencetak gol bagi timnya.
Boaz berhasil membuat Persipuramania berdecak-kagum melalui golnya di menit ke32. Boaz yang berdiri bebas tanpa kawalan didalam kotak penalti menerima umpan Ortisan Salosa di rusuk kanan pertahanan Persik langsung melepaskan tendangan voli yang tak mampu dijangkau kiper Ahmad Kurniawan. Gol Boas ini bertahan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, Allenatore Jackson F Tiago memasukan Ian Kabes guna menggantikan striker Tinus Pae yang bermain dibawah form terbaiknya. Hasilnya, Boaz berhasil menciptakan gol di menit ke- 55. Boaz menciptakan gol ini memanfaatkan bola muntah tendangan keras Eduard Ivakdalam yang gagal dibendung kiper Ahmad Kurniawan. Unggul 2-0 makin memberikan motivasi bagi anak-anak Papua untuk menambah gol. Back sayap Ortisan Salosa yang melakukan overlapping dengan Ernest Jeremi berhasil menggandakan kemenangan timnya di menit ke-60 melalui tendangan keras di luar kotak penalti.
Persik beberapa kali menciptakan peluang, diantaranya melalui kerjasama trisula Danilo Fernando, Ronald Fagundes dan Cristian Gonsales. Striker Gonsales yang mendapat umpan matang berusaha menggiring bola kedalam kotak penalti, tapi terjatuh lantaran ditempel stopper Bio Pauline. Gonsales memberikan isyarat pelanggaran, tapi bukn sebuah pelanggaran.
Pada menit ke-74 striker Ernest Jeremi yang diinstruksikan bermain di rusuk kanan pertahanan Persik mampu mencetak gol ke-4 setelah menerima umpan matang Boaz yang melakukan solo run ke dalam kotak penalti Persik. Gelandang Ian Kabes yang menusuk dari luar kotak penalty berhasil menciptakan gol ke-5 bagi timnya setelah menerima umpan lambung dari Boaz Salosa. Wasit Mukhlis Alifatoni menganjar Boaz dengan kartu kuning karena ia mengangkat bajunya setelah mencetak gol. Wasit juga menghukum kartu kuning kepada Ronald Fagundes.

Pada hari Minggu nanti(19/10) “Mutiara Hitam” Persipura Jayapura akan menjamu Arema Malang yang kini menduduki posisi ketujuh klesemen sementara ISL. Melalui kemenangan ini, maka Persipura makin mantap di posisi canpulista (memimpin klesemen)
dengan nilai 30. Sementara itu Persiwa tetap pada posisi kedua setelah menundukan Arema Malang dengan skor 1-0. (Makawaru da Cunha/Dominggus A Mampioper)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar